Rate (Makam)
Di Rate Nggaro terdapat tiga jenis makam yang mencerminkan sistem tradisional yang telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu.
Jenis pertama terdiri dari batu-batu besar datar yang diletakkan secara horizontal dengan batu-batu penyangga di bawahnya. Jenis kedua menggunakan batu asli yang dipahat secara khusus dengan tetap mempertahankan kualitas alaminya.
Jenis ketiga menggunakan semen atau beton, meskipun tradisi tidak mendukung pendekatan modern ini karena dianggap mengurangi nilai budaya makam.
Bentuk makam yang berbeda memiliki makna simbolis: batu bulat berujung runcing melambangkan rumah bangsawan (maramba) dengan status tinggi, sedangkan batu tanpa ujung runcing melambangkan rumah biasa.
Sebuah larangan penting terkait makam Kabani Kuri — tidak boleh diinjak oleh siapa pun. Pelanggaran terhadap larangan ini dipercaya akan menyebabkan "kelahi" (gangguan atau kutukan leluhur).
Makam bukan sekadar struktur fisik, melainkan ruang sakral yang harus dihormati untuk selamanya.